Penampakan Aneh dan Unik di Google Maps

Google Maps merupakan salah satu layanan paling populer dalam hal pencarian lokasi. Selain menemukan lokasi penting, pengguna juga bisa menemukan beberapa penampakan unik yang terjadi akibat fenomena alam ataupun buatan manusia. Hasil pencitraan satelit yang akurat membuat Anda takjub bahwa ternyata banyak penampakan menarik yang bisa dilihat dari angkasa. Dari sekian banyak penampakan yang ada, kami tunjukkan beberapa diantaranya:

Pulau hantu

Koordinat: 19°13’12.20″S 159°55’48.01″E

gm-satu

Di sekitar laut Pasifik Selatan, Sandy Island, New Caledonia, Google Maps pernah menampilkan sebuah pulau seukuran kota Manhattan. Anehnya, setelah beberapa ilmuwan mencari pulau tersebut, ternyata tidak ditemukan sebuah pulau apapun di sana. Padahal selama ini Sandy island selalu terpampang pada peta-peta lainnya, bahkan sejak ratusan tahun lalu. Banyak teori yang dikemukan oleh para ilmuwan mengenai keanehan ini namun akhirnya Google menghapus keberadaannya dari Google Maps.

Danau penuh darah

Koordinat: 33°23’46.2″N 44°29’12.9″E

gm-dua

Di dekat kota Sadr, Iraq, Google sempat menampilkan danau berwarna merah yang sangat aneh. Sejak itu, banyak spekulasi serta cerita-cerita menyeramkan yang mengiringinya. Beberapa menyebutkan bahwa danau itu merupakan limbah buangan dari rumah pemotongan hewan yang dibuang secara ilegal. Meski tidak ada penyataan resmi, namun sebagian lain meyakini bahwa itu adalah dampak dari limbah atau proses pengolahan air kotor.

Kepala suku Indian

Koordinat: 50°0′38.2″N 110°6′48.32″W

Salah satu fenomena alam dengan tampilan yang menakjubkan ini dijuluki oleh penduduk setempat sebagai The Badlands The Guardian atau juga dikenal dengan nama Indian Head. Berlokasi di Alberta, Kanada, obyek ini mirip dengan bentuk kepala manusia menggunakan topi kepala suku Indian sedang menggunakan earphone. Menurut para ilmuwan, obyek ini terbentuk akibat dari erosi tanah, sedangkan bentuk earphone merupakan jalan menuju sumur minyak.

Kuburan pesawat

Koordinat: 32°08’60.0″N 110°50’09.0″W

Sebelum ada Google Maps, mungkin tidak banyak yang mengetahui bahwa pihak militer Amerika memiliki area seluas 2600 hektar yang dijadikan sebagai ‘kuburan’ dari bangkai pesawat tempur milik mereka. Bertempat di wilayah Tucson, Arizona, pangkalan Davis Monthan Air Force ini memang tertutup untuk masyarakat umum sehingga hanya pihak militer saja yang mengetahuinya.

Kapal karam

Koordinat: 19°38’46.00″N 37°17’42.00″E

gm-lima

Pada tahun 2003, sebuah kapal kargo milik Bolivia bernama S.S. Jassim tenggelam di lepas pantai Sudan. Meski kini sudah tidak ditampilkan lagi, kapal berukuran panjang 265 kaki atau sekitar 81 meter ini sempat tampak pada peta Google selama beberapa waktu. Penampakan ini tercatat sebagai penampakan kapal karam terbesar yang pernah terlihat di peta milik Google.

Iklan besar

Koordinat: 18°31′44.93″S 70°14′59.14″W

Ternyata banyak pihak yang memanfaatkan tampilan pencitraan satelit untuk mempromosikan berbagai produk. Konsep yang dikenal dengan istilah Mapvertising ini telah membuat beberapa nama besar seperti Coca-Cola ataupun KFC menampilkan logo mereka masing-masing yang bisa dilihat dari angkasa.

Logo Firefox

Koordinat: 45°07’25.4″N 123°06’49.1″W

Firefox merupakan salah satu peramban terpopuler yang cukup digemari. Pada tahun 2006, peramban ini telah berhasil meraih pencapaian bahwa telah diunduh sebanyak 50 juta kali pada saat itu. Untuk memperingatinya, sekelompok pengguna Linux Oregon State University langsung membuat crop circle dengan logo Firefox di wilayah Oregon.

Kepulauan buatan

Koordinat: 25°7’2.64″N 55°7’59.28″E

gm-delapan

Ingin membeli pulau namun tidak ada yang cocok? Bagaimana jika Anda membuatnya? Itulah konsep yang diusung oleh The Palm Jumeira. The Palm Jumeira adalah kepulauan buatan menggunakan reklamasi tanah oleh sebuah perusahaan milik pemerintah Dubai di Uni Emirat Arab. Desain pulau yang artistik ini terlihat sangat unik dan keren saat dilihat dari angkasa.

Monumen di Sahara

Koordinat: 16°51’55.9″N 11°57’13.4″E

Pada 19 September 1989, terjadi kecelakaan pesawat UTA Flight 772 yang berangkat dari Kongo dengan tujuan Perancis. Pesawat jatuh dan hancur di wilayah gurun Sahara dengan membuat seluruh penumpang yang berjumlah 170 orang tewas. Untuk memperingati peristiwa tersebut, dibangun sebuah monumen peringatan yang dikerjakan selama dua bulan dari Mei hingga Juni 2007. Monumen tersebut berupa susunan bebatuan yang membentuk gambar pesawat dengan arah tujuannya.

Gajah Afrika

Koordinat: 10°54’12.6″N 19°55’56.2″E

gm-sepuluh

Secara tidak sengaja, satelit Google menangkap kejadian langka dimana terdapat sekawanan gajah sedang berlarian di Chad, Afrika. Foto unik ini membuat Google sengaja menampilkan citra satelit khusus diarea tersebut saja, meski disekelilingnya belum ditampilkan secara utuh. Negara Chad yang sebagian besar terdiri dari area tandus memang masih belum banyak ditampilkan melalui satelit.

Sumber disalin dari: pcplus.co.id

  Category : Product | 0 comments | 1,138 views

Leave a comment


*